Loader

Gapasdap Sebut Penetapan Tarif Angkutan Penyeberangan Wajib Direformasi Total, Kenapa?

Gapasdap Sebut Penetapan Tarif Angkutan Penyeberangan Wajib Direformasi Total, Kenapa?

Pengusaha angkutan penyeberangan mengeluhkan lambannya penetapan kenaikan tarif angkutan penyeberangan. Padahal, Ketua Ketua Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap), Khoiri Soetomo, mengatakan pihaknya sudah mengajukan permohonan 20 Mei 2022. Jauh hari sebelum harga BBM naik 32 persen tanggal 3 September 2022.

Akan tetapi, Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 172 Tahun 2022 yang mengatur kenaikan tariff sebesar 11,79 persen tidak kunjung diberlakukan. Padahal keputusan itu sudah dirilis sejak 15 September—dan mestinya diberlakukan mulai 19 September 2022.

Pengajuan kenaikan tarif itu pun, lanjut Khoiri, sudah melalui perhitungan team tarif antar instansi yang memakan waktu cukup lama. Dengan kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu, Khoiri berharap Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tidak terus menunda dan mengulur waktu penetapan kenaikan tarif. Apalagi, kata Khoiri, pihaknya masih punya piutang kenaikan tarif 35,4 persen kepada pemerintah yang seharusnya diberlakukan 1 Mei 2022.

“Itu belum direalisasi, ditambah beban BBM naik persen, menyebabkan kami beroperasi dalam kondisi yang sangat berat sampai-sampai beberapa operator menjual kapalnya untuk menutup kerugian,” kata Khoiri kepada beritague, Selasa, 20 September 2022.

Selain ada yang menjual kapal, beberapa operator juga mengurangi fasilitas pendapatan karyawan. Ada pula yang membayar dengan mencicil, bahkan menunggak gaji karyawan hingga 6 bulan. “Ada yang mengajukan rescheduling pembayaran bunga pokok bank dan menunda kewajiban pihak ketiga dari docking, spare part, sampai ada yang harus menjual perusahaan karena sudah tidak mampu bertahan,” ujar Khoiri.

Khoiri mengatakan dengan tarif angkutan penyeberangan yang dibelenggu dan ditekan sangat murah ini hanya menimbulkan ketidakadilan. Sebab, hanya sektor penyeberangan yang akhirnya menanggung berat beban inflasi. Hal ini menurutnya membuat iklim usaha menjadi tidak kondusif dan melemahkan sektor penyeberangan nasional.

“Semoga Pak Jokowi yang bertekad menjadikan sektor maritim sebagai sektor terpenting dalam pembangunan bisa diterjemahkan, ditafsirkan, dan diimplementasikan Pak Menteri Perhubungan,” harap Khoiri.

Selebihnya, Khoiri berharap agar penetapan tarif angkutan penyeberangan direformasi secara total. Sebab sistem yang berlaku saat ini, menurutnya berpotensi menghancurkan industri angkutan penyeberangan nasional.

“Sudah waktunya pentarifan moda penyeberangan diatur seperti moda transportasi lainnya. Tidak ada diskriminasi agar kami bisa berkembang dan memberikan pelayanan terbaik untuk menopang perekonomian nasiona,” ucap Khoiri lebih jauh tentang tarif angkutan penyeberangan itu.

Begini Progres Pembangunan Tol JORR 2 yang Ditargetkan Jokowi Selesai Akhir 2023

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan ruas tol baru yaitu Tol Cibitung – Cilincing, yang jadi bagian dari Tol Jakarta Outer Ring Road atau Tol JORR 2. Jokowi pun menjanjikan keseluruhan Tol JORR 2 sepanjang 111 kilometer (km) yang akan mengepung Jakarta ini akan rampung tahun depan.

“Di akhir tahun 2023,” kata Jokowi saat peresmian di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 20 September 2022.

Selama ini Jakarta sudah punya Tol JORR yang mengelilingi ibu kota dari daerah Penjaringan di Jakarta Utara, memutar ke Cilandak di Jakarta Selatan, dan sampai ke Cilincing di Jakarta Utara. Lalu dibuatlah Tol JORR 2 yang menjadi lapis kedua, yang lebih panjang ketimbang Tol JORR.

Tol JORR 2 ini terdiri dari 6 ruas, berikut rinciannya:

1. Tol Cengkareng – Batu Ceper – Kunciran

Tol sepanjang 14,2 kilometer (km) ini sudah beroperasi sejak diresmikan Jokowi pada 1 April 2021. Tol ini dikelola PT Jasamarga Kunciran Cengkareng.

2. Tol Kunciran – Serpong

Tol sepanjang 11,1 km ini sudah beroperasi sejak 2019. Tol ini dikelola PT Marga Trans Nusantara.

3. Tol Serpong – Cinere

Tol sepanjang 10,1 km yang dikelola PT Cinere Sepong Jaya ini baru beroperasi di seksi 1 (Serpong – Pamulang) sepanjang 6,8 km. Sementara, Seksi II (Pamulang – Cinere) sepanjang 3,6 km menunggu beroperasinya Tol Cinere – Jagorawi Seksi III.

4. Tol Cinere – Jagorawi

Tol sepanjang 14,7 km yang dikelola PT Trans Lingkar Kita Jaya ini baru beroperasi sepanjang 9,2 km di Seksi I dan II (Jagorawi – Kukusan). Sementara, Seksi III (Kukusan – Limo) sepanjang 5,5 km masih dikerjakan.

Seksi III (Kukusan – Limo) ini terdiri dari dua bagian. Bagian Kukusan – Krukut ditargetkan beroperasi November 2022 dan Krukut – Limo ditargetkan beropasi Januari 2023.

5. Tol Cimanggis – Cibitung


Tol sepanjang 26,2 km yang dikelola PT Cimanggis Cibitung Tollways ini baru beroperasi di Seksi I (Cimanggis – Jatikarya) sepanjang 2,8 km. Sementara Seksi II (Cimanggis – Cibitung) sepanjang 23,4 km masih dikerjakan dan ditargetkan selesai Oktober 2023.

6. Tol Cibitung – Cilincing

Barulah kemudian Tol Cibitung – Cilincing yang diremsikan oleh Jokowi pada Selasa, 20 September 2022, dengan panjang 27,2 km. Sebenarnya, tol yang dikelola oleh PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways ini punya total panjang 34,8 km.

Tapi yang baru selesai dan diresmikan Jokowi adalah ruas Cibitung – Tarumajaya sepanjang 27,2 km. Masih ada Seksi IV (Tarumajaya – Cilincing) sepanjang 7,29 km yang ditargetkan operasi Desember 2022.

Dengan demikian, total panjang Tol JORR 2 ini mencapai 111 km. Sebanyak 47 km sudah beroperasi, 24 km siap operasi, dan 40 km masih dalam tahap konstruksi.

Top
arالعربية
istanbul eskort - izmir eskort - mersin eskort - adana eskort - antalya eskort - eskort mersin - mersin eskort bayan - eskort adana